Algoritma
Arti umum adalah serangkaian urutan langkah-langkah yang
tepat, logis, terperinci, dan terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah yang
disusun secara sistematis.
1. Algoritma adalah
inti dari ilmu komputer
2. Algoritma adalah
urutan-urutan dari instruksi atau langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu
masalah
3. Algoritma adalah
blueprint dari program
4. Sebaiknya disusun
sebelum membuat program
5. Kriteria suatu
algoritma:
· Ada input
dan output
· Efektifitas
dan efisien
· Terstruktur
Contoh:
Algoritma TUKAR ISI BEJANA
Diberikan 2 buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan
berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru. Tukarkan isi kedua
bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi larutan warna biru dan bejana B
berisi larutan berwarna merah.
Deskripsi:
1. Tuangkan larutan
dari bejana A ke dalam bejana B
2. Tuangkan larutan
dari bejana B ke dalam bejana A
Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas tidak menghasilkan
pertukaran yang benar. Langkah di atas tidak logis, hasil pertukaran yang
terjadi adalah pertukaran kedua larutan tersebut.
Untuk itu pertukaran isi dua bejana, diperlukan sebuah
tambahan sebagai tempat penampungan sementara, misalnya bejana C. Maka
algoritma untuk menghasilkan pertukaran yang benar adalah sebagai berikut:
Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan
berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru. Tukarkan isi kedua
bejana itu sedemikian hingga bejana A berisi larutan berwarna biru dan bejana B
berisi larutan berwarna merah.
Deskripsi:
1. Tuangkan larutan
dari bejana A ke dalam bejana C.
2. Tuangkan larutan
dari bejana B ke dalam bejana A.
3. Tuangkan larutan
dari bejana C ke dalam bejana B.
Ciri Penting Algoritma
1. Algoritma harus
berhenti setelah menjalankan sejumlah langkah terbatas.
2. Setiap langkah
harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (ambiguitas).
3. Algortima memiliki
nol atau lebih masukan.
4. Algoritma memiliki
nol atau lebih keluaran.
5. Algoritma harus
efektif (setiap langkah sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang
masuk akal).
Memrogram dan Bahasa Pemrograman:
1. Belajar memrogram
adalah belajar tentang metode pemecahan masalah, kemudian menuangkannya dalam
suatu notasi tertentu yang mudah dibaca dan dipahami.
2. Belajar bahasa
pemrograman adalah memakai suatu bahasa, aturan, tata bahasanya,
instruksi-instruksinya, tata cara pengoperasian compiler-nya untuk membuat
program yang ditulis dalam bahasa itu saja.
Notasi Algoritma:
1. Penulisan
algoritma tidak tergantung dari spesifikasi bahasa pemrograman dan komputer
yang mengeksekusinya. Notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman tetapi
dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
2. Notasi algoritma
dapat berupa:
· Uraian
kalimat deskriptif (narasi):
Contoh:
Algoritma kelulusan mahasiswa
Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut
lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersenut dinyatakan lulus, jika
nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.
Deskripsi:
Baca nama dan nilai mahasiswa
Jika nilai
>= 60 maka
Keterangan
= lulus
Tetapi jika salah
Keterangan = tidak lulus
Tulis nama
dan keterangan.
Tahapan Pembuatan Program:
1. Mendefinisikan
masalah dan menganalisanya. Mencangkup : tujuan pembuatan, parameter yang
digunakan, fasilitas yang disediakan, algoritma yang diterapkan, dan bahasa
pemrograman yang digunakan.
2. Merealisasikan dengan
langkah-langkah sebagai berikut: