5 Contoh Program Kondisional di C++

Contoh 1.
1. Menentukan Excelent atau Failed
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
int a;
cout<<"Masukan angka :";
cin>>a;
if(a>=80) {
cout<<"Excelent";
}
else{
cout<<"Sorry Failed";
}
getch();
}

Contoh 2
2. Aplikasi menentukan mendapat komisi atau tidak
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
float total;
cout<<"Masukan total penjualan:";
cin>>total;
if(total>=150000){
cout<<"Mendapat komisi 5%";
}
else{
cout<<"Tidak Mendapat Komisi";
}
getch();
}

Contoh 3.
3. Aplikasi Umur
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
int a;
cout<<"Masukan Umur:";
cin>>a;
if(a>=30){
cout<<"dewasa";
}
else{
cout<<"belum dewasa";
  }
getch();
}

Contoh 4.
4. Menentukan bilangan nol atau bukan nol
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
int main()
{
clrscr();
int bil;
cout<<"Masukan Bilangan :";
cin>>bil;
if (bil==0)
cout<<"Bilangan Nol";
else
cout<<"Bilangan Bukan Nol";
getch();
}

Contoh 5.
5. Aplikasi mengetahui bilangan itu genap atau ganjil
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main()
{
clrscr();
int bil;
cout<<"Masukkan sebuah bilangan :";
cin>>bil;
if(bil %2==0)
cout<<"Bilangan Genap"<<endl;
else if (bil %2==1)
cout<<"Bilangan Ganjil";
else
cout<<"Salah masukan bilangan";
getch();
}




5 Contoh Perulangan di C++

Perulangan atau dalam istilah lain disebut dengan loop. Mengulang suatu proses merupakan tindakan yang banyak dijumpai dalam pemrograman. Pada semua bahasa pemrograman, pengulangan proses ditangani dengan suatu mekanisme yang disebut loop. Dengan menggunakan loop, suatu proses yang berulang misalnya menampilkan tulisan yang sama seratus kali pada layar dapat diimpelementasikan dengan kode program yang pendek.

Contoh 1.
1. Mengurutkan bilangan dari 1 sampai 20
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
int a;
for(a=1;a<=20;a++){
cout<<a;
cout<<" ";
}
getch();
}

Contoh 2.
2. Mengurutkan hasil dari perkalian 2
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
clrscr();
float b;
b=2;
do{
cout<<b<<endl;
b+=2;
}
while(b<=20);
getch();
}

Contoh 3.
3. Mencetak bintang dari banyak ke sedikit
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
int main(){
int a,b;
for(a=10;a>=1;a--)
{
for(b=1;b<=a;b++)
cout<<"*"<<" ";
cout<<endl;
}
getch();
}

Contoh 4.
4. Mencetak bintang dari sedikit ke banyak
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
int main(){
int a,b;
for(a=1;a<=10;a++)
{
for(b=1;b<=a;b++)
cout<<"*"<<" ";
cout<<endl;
}
getch();
}

Contoh 5.
5. Mencetak bilangan ganjil
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
clrscr();
float b;
b=1;
do{
cout<<b<<" ";
b+=2;
}
while(b<=20);
getch();
}







Menghitung Rata-rata Dengan While di C++

Aplikasi ini sama dengan yang sebelumnya saya posting lihat disini ,namun aplikasi yang akan saya posting ini menggunakan WHILE

Scriptnya :
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
int i;
float x,n,jum,rata;
cout<<"banyaknya data:";
cin>>n;
jum=0;
i=1;
while(i<=n){
cout<<"Data ke-"<<i<<":";
cin>>x;
jum+=x;
i++;
}
rata=jum/n;
cout<<"jumlah:"<<jum<<endl;
cout<<"rata-rata:"<<rata<<endl;
getch();

}

Aplikasi Menghitung Kelipatan Di C++


Scriptnya :
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void buat_garis(){
cout<<"-------------------------------------"<<endl;
}
void kelipatan_empat(){
int bilangan;
int sisa;
bilangan=0;
while(bilangan<50)
{
bilangan=bilangan+1;
sisa=bilangan%4;
if(sisa==0)
cout<<" "<<bilangan;
}
getch();
}
void kelipatan_tujuh(){
int bilangan;
int sisa;
for(bilangan=1;bilangan<=50;bilangan++){
sisa=bilangan%7;
if(sisa==0)
cout<<" "<<bilangan;
}
getch();
}
void main(){
int nomor;
do
{
clrscr();
cout<<"Program bilangan kelipatan"<<endl;
buat_garis();
cout<<"1.Bilangan Kelipatan Empat"<<endl;
cout<<"2.Bilangan Kelipatan Tujuh"<<endl;
cout<<"3.Selesai"<<endl;
cout<<endl;
cout<<"Masukan Pilihan Anda:";
cin>>nomor;
if(nomor==1)
{
kelipatan_empat();
}
else if(nomor==2)
{
kelipatan_tujuh();
}
else
{
cout<<"Pilih 3 untuk keluar"<<endl;
}
}
while(nomor!=3) ;
getch();

}

Menghitung Rata-rata Dengan DO WHILE DI C++

Aplikasi ini sama dengan postingan yang saya bikin sebelumnya lihat disini (postingan sebelumnya) yang berbeda adalah yang sebelumnya menggunakan for sedangkan yang ini menggunakan DO WHILE

Scriptnya :
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
clrscr();
int i;
float n,jum,x,rata;
cout<<"Banyaknya data:";
cin>>n;
i=0;
jum=0;
do{
i++;
cout<<"Data ke-"<<i<<":";
cin>>x;
jum=jum+x;
}
while(i<n);
rata=jum/n;
cout<<"Rata-rata:"<<rata<<endl;
cout<<"Jumlah:"<<jum<<endl;
getch();

}

Aplikasi Menghitung Pangkat Di C++

Aplikasi ini merupakan aplikasi untuk menghitung pangkat dari angka yang diinputkan menggunakan FOR

Scriptnya :
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
clrscr();
int x,y,i;
int pangkat;
cout<<"Masukan bilangan :";
cin>>x;
cout<<"Pangkat berapa:";
cin>>y;
pangkat=1;
for(i=1;i<=y;i++)
pangkat=pangkat*x;
cout<<"Pangkat:"<<pangkat<<endl;
getch();

}

Aplikasi Membuat Segitiga Bintang Dari Angka Yang Diinputkan

Aplikasi membuat segitiga bintang dari angka yang diinputkan menggunakan FOR

Scriptnya :
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
int a,b,c;
cout<<"Masukan tinggi :";
cin>>a;
for(b=1;b<=a;b++){
for(c=1;c<=b;c++)
cout<<"*"<<" ";
cout<<endl;
}
getch();

}

Aplikasi Mengurutkan Bilangan Dengan FOR Di C++

Aplikasi ini digunakan untuk mengurutkan bilangan dengan FOR di C++. Maksudnya misalnya yang diinputkan angka 4, berarti nanti outputnya yaitu : 1*1 = 1 2*2= 2 3*3 = 3 4*4 =4

Scriptnya :
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
#include<math.h>
void main(){
clrscr();
int n,i;
cout<<"Banyaknya N:";
cin>>n;
for(i=1;i<=n;i++)
cout<<i*i<<endl;
getch();
}


Aplikasi Mengetahui Bilangan ada atau tidak ada

Aplikasi ini merupakan aplikasi untuk menentukan apakah bilangan yang diinputkan ada atau tidak ada menggunakan while
Script nya :
#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
clrscr();
int bil;
cout<<"Masukan bilangan:";
cin>>bil;
while((bil<1)||(bil>5))
{
cout<<"Bilangan tidak ada"<<endl;
cout<<"Masukan Bilangan:";
cin>>bil;
}
cout<<"Bilangan yang anda cari ada"<<endl;
getch();

}

Mengitung Rata-Rata Dengan For di C++

Aplikasi ini merupakan aplikasi untuk menghitung rata-rata dari banyak nya nilai yang diinputkan.
Hasilnya:

#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
clrscr();
int i;
float n,jumlah,x,rata;
cout<<"Banyaknya data:";
cin>>n;
jumlah=0;
for(i=1;i<=n;i++){
cout<<"Data ke-"<<i<<":";
cin>>x;
jumlah+=x;
}
rata=jumlah/n;
cout<<"Jumlah="<<jumlah<<endl;
cout<<"Rata-rata="<<rata<<endl;
getch();
}

Aplikasi Menghitung Nilai Akhir Menggunakan C++

Menggunakan IF


#include<iostream.h>
#include<conio.h>
void main(){
float tugas,mid,uas,total;
cout<<"masukan nilai tugas:";
cin>>tugas;
cout<<"masukan nilai mid:";
cin>>mid;
cout<<"masukan nilai uas:";
cin>>uas;
total=(0.2*tugas)+(0.3*mid)+(0.4*uas);
cout<<"nilai anda :"<<total<<endl;
if((total>=90)&&(total<=100))
cout<<"Anda mendapat A";
else if((total>=80)&&(total<=89))
cout<<"Anda mendapat B";
else if((total>=70)&&(total<=79))
cout<<"Anda mendapat C";
else if((total>=60)&&(total<=69))
cout<<"Anda mendapat D";
else if(total<60)
cout<<"Anda mendapat E";
else
cout<<"Salah memasukan nilai";
getch();
}

Algoritma dan Flowchart

Algoritma
Arti umum adalah serangkaian urutan langkah-langkah yang tepat, logis, terperinci, dan terbatas untuk menyelesaikan suatu masalah yang disusun secara sistematis.
1.  Algoritma adalah inti dari ilmu komputer
2.  Algoritma adalah urutan-urutan dari instruksi atau langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu masalah
3.  Algoritma adalah blueprint dari program
4.  Sebaiknya disusun sebelum membuat program
5.  Kriteria suatu algoritma:
·         Ada input dan output
·         Efektifitas dan efisien
·         Terstruktur

Contoh:
Algoritma TUKAR ISI BEJANA
Diberikan 2 buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru. Tukarkan isi kedua bejana itu sedemikian sehingga bejana A berisi larutan warna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
Deskripsi:
1.  Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana B
2.  Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A

Algoritma TUKAR ISI BEJANA di atas tidak menghasilkan pertukaran yang benar. Langkah di atas tidak logis, hasil pertukaran yang terjadi adalah pertukaran kedua larutan tersebut.
Untuk itu pertukaran isi dua bejana, diperlukan sebuah tambahan sebagai tempat penampungan sementara, misalnya bejana C. Maka algoritma untuk menghasilkan pertukaran yang benar adalah sebagai berikut:

Diberikan dua buah bejana A dan B, bejana A berisi larutan berwarna merah, bejana B berisi larutan berwarna biru. Tukarkan isi kedua bejana itu sedemikian hingga bejana A berisi larutan berwarna biru dan bejana B berisi larutan berwarna merah.
Deskripsi:
1.  Tuangkan larutan dari bejana A ke dalam bejana C.
2.  Tuangkan larutan dari bejana B ke dalam bejana A.
3.  Tuangkan larutan dari bejana C ke dalam bejana B.

Ciri Penting Algoritma
1.  Algoritma harus berhenti setelah menjalankan sejumlah langkah terbatas.
2.  Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (ambiguitas).
3.  Algortima memiliki nol atau lebih masukan.
4.  Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran.
5.  Algoritma harus efektif (setiap langkah sederhana sehingga dapat dikerjakan dalam waktu yang masuk akal).

Memrogram dan Bahasa Pemrograman:
1.  Belajar memrogram adalah belajar tentang metode pemecahan masalah, kemudian menuangkannya dalam suatu notasi tertentu yang mudah dibaca dan dipahami.
2.  Belajar bahasa pemrograman adalah memakai suatu bahasa, aturan, tata bahasanya, instruksi-instruksinya, tata cara pengoperasian compiler-nya untuk membuat program yang ditulis dalam bahasa itu saja.

Notasi Algoritma:
1.  Penulisan algoritma tidak tergantung dari spesifikasi bahasa pemrograman dan komputer yang mengeksekusinya. Notasi algoritma bukan notasi bahasa pemrograman tetapi dapat diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa pemrograman.
2.  Notasi algoritma dapat berupa:
·         Uraian kalimat deskriptif (narasi):
Contoh:
Algoritma kelulusan mahasiswa
Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersenut dinyatakan lulus, jika nilai lebih kecil dari 60 maka dinyatakan tidak lulus.
Deskripsi:
Baca nama dan nilai mahasiswa
            Jika nilai >= 60 maka
            Keterangan = lulus
                  Tetapi jika salah
                  Keterangan = tidak lulus
            Tulis nama dan keterangan.

Tahapan Pembuatan Program:
1.  Mendefinisikan masalah dan menganalisanya. Mencangkup : tujuan pembuatan, parameter yang digunakan, fasilitas yang disediakan, algoritma yang diterapkan, dan bahasa pemrograman yang digunakan.



2.  Merealisasikan dengan langkah-langkah sebagai berikut:


Contoh Algoritma:
1.  Mengirim surat kepada teman:
·         Tulis surat pada secarik kertas surat
·         Ambil sampul surat
·         Masukkan surat ke dalam sampul
·         Tutup sampul surat dengan perekat
·         Jika kita ingat alamat teman tersebut, maka tulis alamat surat pada sampul
·         Jika tidak ingat, lihat buku alamat, kemudian tulis alamat surat pada sampul
·         Tempel prangko pada sampul
·         Bawa sampul ke kantor pos untuk diposkan
2.  Menentukan apakah suatu bilangan merupakan bilangan ganjil atau bilangan genap:
·         Masukkan sebuah bilangan sembarang
·         Bagi bilangan tersebut dengan 2
·         Hitung sisa hasil bagi pada langkah 2
·         Bila sisa hasil sama dengan 0, maka bilangan itu adalah bilangan genap
·         Jika hasil bagi sama dengan 1, maka bilangan itu adalah bilangan ganjil


Flowchart
1.  Flowchart adalah bagan-bagan yang mempunyai arus menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah
2.  Merupakan cara penyajian dari suatu algoritma
3.  Ada 2 macam flowchart:
·         System flowchart:
                       Urutan proses dalam system dengan menunjukkan alat media input, output serta jenis penyimpanan dalam proses pengolahan data.
·         Program flowchart:
                       Urutan instruksi yang digambarkan dengan symbol tertentu untuk memecahkan masalah dalam suatu program.



Contoh program Flowchart

Simbol-simbol Flowchart
1.  Flow Direction Symbols (simbol penghubung alur)
2.  Processing Symbols (simbol proses)
3.  Input-Output Symbols (simbol input-output)




Tabel Simbol-simbol Flowchart


Pembuatan Flowchart
1.  Tidak ada kaidah yang baku
2.  Flowchart = gambaran hasil analisa suatu masalah
3.  Flowchart dapat bervariasi antara satu pemrograman dengan pemrograman lainnya.
4.  Secara garis besar ada 3 bagian utama:
·         Input
·         Proses
·         Output
5.  Hindari pengulangan yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat
6.  Jalannnya proses digambarkan dari atas ke bawah dan diberikan tanda panah untuk memperjelas.
7.  Sebuah Flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan End.


Pseudocode:
1.  Diberikan nama dan nilai mahasiswa, jika nilai tersebut lebih besar atau sama dengan 60 maka mahasiswa tersebut dinyatakan lulus jika tidak maka dinyatakan tidak lulus.
Deklarasi:
Nama          : String
Nilai            : Integer
Keterangan  : String
      Deskripsi:
            Read (nama, nilai)
            if nilai >= 60 then
            Keterangan = 'lulus'
            else
            Keterangan = 'tidak lulus'
            write (nama, keterangan)

Aturan Penulisan Teks Algoritma
1.  Judul Algoritma
          Bagian yang terdiri atas nama algoritma dan penjelasan (spesifikasi) tentang algoritma tersebut. Nama sebaiknya singkat dan menggambarkan apa yang dilakukan oleh algoritma tersebut.
2.  Deklarasi
          Bagian untuk mendefinisikan semua nama yang digunakan di dalam program. Nama tersebut dapat berupa nama tetapan, peubah, tipe, prosedure, dan fungsi.
3.  Deskripsi
          Bagian ini berisi uraian langkah-langkah penyelesaian masalah yang ditulis dengan menggunakan notasi yang akan dijelaskan selanjutnya.

Contoh Pseudocode:
1.  Algoritma Luas_Keliling_Lingkaran (ini merupakan judul algoritma)
          {
Menghitung luas dan keliling untuk ukuran jari-jari tertentu. Algoritma menerima masukkan jari-jari lingkaran, menghitung luas dan kelilingnya, dan mencetak luas lingkaran ke piranti keluaran
          }      (ini spesifikasi algoritma)
2.  Deklarasi
const phi = 3.14 {nilai konstanta phi}
R          : real {jari-jari lingkaran}
Luas     : real {luas lingkaran}
Keliling : real {keliling lingkaran}
3.       Deskripsi
Read (R)
Luas     = phi * R * R
Keliling       = 2 * phi * R



Write (luas, keliling)

Apa Itu Flowchart

FLOWCHART
Flowchart adalah sebuah metode penggambaran alur dari logika yang kita terapkan pada sebuah algoritma. Biasanya, Flowchart adalah langkah analisa paling awal sebelum membuat sebuah algoritma atau program. Tujuan Pembuatan Flowchart sebenarnya adalah menjelaskan cara kerja program yang kita buat bagi user agar lebih mudah dimengerti. Namun seiring berkembangnya waktu, flowchart kini digunakan untuk mengajari seseorang yang termasuk “pemula” dalam dunia programming untuk menguatkan logika mereka.
Flowchart berisi simbol – simbol yang memiliki fungsi khusus. Berikut adalah simbol – simbol dalam flowchart..
Berikut adalah sebuah contoh flowchart sederhana untuk mencari bilangan terkecil dari dua buah bilangan yang diinputkan..

Flowchart membuat urutan proses menjadi jelas dan sangat logis sehingga bisa memudahkan kita dalam merancang sebuah program.. Walau nantinya program yang rumit juga memerlukan penalaran logika yang rumit tetapi dengan menganalisa menggunakan flowchart, semuanya menjadi sangat logis dan masuk akal.